Waspadai Bos yang Pasif-Agresif! Berikut Tanda-tandanya

Oleh Eka Utami, 6 years ago

Memiliki bos yang bersifat pasif-agresif adalah mimpi buruk dalam perjalanan karier. Dia tidak mengatakan langsung apa yang ada di dalam pikirannya, tapi justru melakukan cara-cara lain yang justru bisa membuat Anda jadi bulan-bulanan.

Maka, Anda harus mengetahui ciri-ciri orang yang memiliki sifat ini. Sehingga Anda bisa membuat strategi untuk menghadapi atasan dan bertahan di bawah tekanan. Berikut 11 tanda kalau manajer Anda bersifat pasif-agresif yang dikutip dari situs businessinsider.co.id. 

Humor yang mengandung permusuhan
Bos Anda mencoba untuk bercanda setelah mencela dengan cara yang keji. Dia mengatakan bahwa hinaan tersebut hanya joke saja. Namun, hal itu terasa tidak lucu dan tidak pantas untuk ditertawakan.

Humor yang mengandung permusuhan merupakan tanda seseorang yang bersifat pasif-agresif. Bos Anda mencoba bersembunyi di balik kedok humor. Padahal di dalam hati sebenarnya memang mereka berniat menghina dan mempermalukan Anda.

Memberikan “masukan” yang tidak jelas
Setiap sesi evaluasi, manajer Anda akan berbicara berputar-putar. Kemudian, mereka akan meninggalkan kesan bahwa Anda telah mengacaukan pekerjaan. Pada akhirnya, Anda keluar ruangan evaluasi dengan kebingungan karena bos tidak memberi informasi yang konkrit yang bisa membuat pegawainya lebih maju.

Hal itu adalah salah satu sifat seseorang yang pasif-agresif. Ketika terjadi sebuah kesalahan, mereka akan menghindari pembahasan yang menimbulkan perdebatan. Mereka hanya menimpakan kesalahan pada hal atau orang lain.

Mengendalikan politik kantor
Bos yang bersifat pasif-agresif cenderung menyukai politik kantor. Mereka menebar benih dan menyebarkan racun kebencian di tim lain. Akibatnya menciptakan lingkungan kerja dengan kompetisi yang tidak sehat.

Tidak memberikan penjelasan detail
Ketika atasan mengalihkan tanggung jawab proyek besar kepada orang lain, Anda pasti akan bertanya-tanya kepada diri sendiri. Apa kesalahan saya sehingga pantas “dihukum” seperti itu? Namun, bos yang pasif-agresif tidak akan memberi keterangan jelas atas perilakunya. Kemudian membiarkan Anda terjebak dalam kemarahan dan kebingungan.

Bos tidak pernah salah
Saat terjadi kekacauan dalam sebuah proyek, bos Anda akan melemparkan kesalahan pada faktor eksternal. Bisa saja dia menunjuk bawahannya sebagai biang kerok. Hati-hati! Bisa jadi Anda yang ditunjuk sebagai kambing hitam oleh bos yang bersifat pasif-agresif ini. Dia akan menilai dan mencatat setiap kesalahan yang dibuat bawahannya. Tetapi, penilaian itu tidak berlaku pada dirinya sendiri.

Mempertahankan aturan yang tidak masuk akal


Selanjutnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami