5 Tanda Si Bos Sedang PDKT Dengan Anda (dan Bagaimana Cara Mengatasinya)

Oleh Steffi Teowira, 7 years ago

Hidup tidak selalu seperti film komedi romantis yang dimulai dengan adegan karakter utama yang didekati atasan dan seterusnya dan seterusnya dan mereka hidup bahagia selamanya! Terkadang, perhatian berlebih dari atasan malah membuat kehidupan kantor menjadi tidak nyaman dan mengundang desas-desus tidak sedap dari kolega. Dalam beberapa kasus ekstrem, kedekatan atasan yang tidak diinginkan bahkan bisa berujung ke masalah kriminal dan legal.

Perhatian yang tidak diundang ini dapat terjadi pada pegawai pria maupun wanita, walau pegawai wanita cenderung lebih sering menjadi korban. Jika Anda ragu apakah bos sebetulnya ramah atau genit, apa saja tanda-tanda bos sedang flirting dengan Anda dan bagaimana mengatasinya tanpa risiko membuat beliau emosi? 

1. Anda Terlalu Sering Dipuji 

Atasan sering memberikan Anda pujian, kadang performa kerja, kadang kerapian meja Anda, hingga ke penampilan Anda.  Apa salahnya dengan pujian? Well, jika hal ini terus-terus terjadi dan tampaknya hanya terjadi pada Anda seorang, berhati-hatilah dengan respon Anda agar Anda tidak terkesan memberi beliau lampu hijau.

Solusinya: Ucapkan terima kasih dan kembali bekerja. Jangan beri kesempatan untuk beliau memperpanjang pembicaraan dan jangan membalas dengan pujian. Bukannya Anda tidak ramah, hanya saja Anda tidak ingin memberi indikasi sekecil apapun bahwa Anda menikmati perhatian beliau.

2. Percakapan Anda Berdua Sering Kali Seputar Kehidupan Pribadi

Ketika Anda sering menghabiskan waktu bersama anggota lain di kantor, sesekali percakapan memang akan mengarah ke kehidupan pribadi. Namun jika topik pembicaraan tampaknya selalu tidak relevan dengan pekerjaan setiap kali Anda berbincang dengan atasan, mungkin Anda harus was-was. Lebih spesifik lagi, kadang kala sang atasan akan menyelipkan "kode" tentang kehidupan asmaranya dan sering menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat personal.

Solusinya: Jika bos mengangkat topik asmara, langsung saja katakan Anda sudah punya pasangan, baik nyata atau imajiner. Setiap kali, selalu selipkan tentang pasangan Anda. Jangan 'mendukung' atasan untuk menceritakan tentang kehidupan personalnya dengan banyak bertanya. Anda cukup mendengarkan dan beri respon singkat sembari minta izin untuk meneruskan pekerjaan.  

3. Atasan (Sangat) Sering Mampir Ke Kubikel

Di perusahaan dengan budaya kerja yang santai dan suasana kantor yang rileks, tidak heran jika atasan sering kali berada di tengah-tengah pegawainya. Tapi jika beliau seakan menjadikan kubikel Anda sebagai ruangan pribadinya juga? Jika tidak diberi sinyal, bisa-bisa beliau nangkring seharian di sana sambil berusaha berdekatan dengan Anda.

Solusinya: Anda yang memang sudah berpasangan, coba letakkan foto pasangan atau foto Anda dengan pasangan di meja Anda agar tampak oleh atasan. Perhatikan juga bahasa tubuh Anda, misalnya memegang-megang rambut atau menyentuh lengan beliau. Jika Anda tidak nyaman dengan gestur fisik atasan, katakan langsung pada beliau secara tegas namun sopan. Anda tidak perlu mentolerir hal-hal yang tidak Anda inginkan hanya karena beliau adalah sosok dengan otoritas di kantor.

4. Anda Menjadi Pegawai Favorit Tanpa Alasan Jelas


Selanjutnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami