Direktur Yang Nekat Pindah Jadi Instruktur Yoga: Perjalanan Karir Dian Sönnerstedt

Oleh Steffi Teowira, 7 years ago

Keberanian Dian Sönnerstedt berpindah karir secara drastis membuatnya jadi inspirasi bagi profesional muda yang ingin mengejar passion di luar dunia korporat. Simak perjalanan karirnya dari dunia perkantoran konvensional hingga menjadi instruktur yoga, dan perannya sebagai COO di Bayon Management.

Let’s start with a little bit about yourself. Di mana Anda lahir? 

Saya lahir di kota kecil di Jawa Timur, bernama Probolinggo, saat saya berumur 10 tahun, saya pindah ke Medan dan kemudian pindah ke Jakarta di tahun 2003.

Apa yang Anda senang lakukan saat masih kecil? Apakah Anda masih melakukannya?

Yang saya ingat dari masa kecil saya, karena saya berpindah kota di usia muda, saya suka berteman dengan orang baru di mana pun, siapa pun. Sampai sekarang juga masih begitu.

Bagaimana Anda memulai hari Anda? Mungkin dengan secangkir kopi atau teh? 

Ritual pagi saya tidak selalu diawali dengan sarapan pagi yang lengkap, tapi saya suka menikmati pagi dengan segelas jus hijau, campuran sayur dan buah yang dijadikan jus. Bila tidak ada jadwal mengajar yoga sesi pribadi di pagi hari, saya juga suka memulai hari dengan meditasi dan berlatih yoga di rumah.

Bagaimana Anda bersantai di akhir hari dan melepas stress di penghujung hari kerja?

Hampir setiap hari, saya mengajar yoga hingga pukul 20.30 malam dan biasanya saya makan malam dengan suami, lalu menonton film di bioskop atau di iPad karena kami tidak punya TV di rumah. Atau saya membaca buku elektronik di iPad.

Bicara tentang buku, apa buku yang Anda rekomendasikan untuk dibaca semua orang?

Buku favorit saya adalah "The Way It Is" oleh Adjan Sumedho dan "Manuscript Found in Accra" oleh Paulo Coelho, karena kedua buku tersebut membuat saya melihat dunia dan hidup dari sisi filosofi.

Apakah ada topik atau isu terkini yang sedang menarik perhatian Anda?

Sampah plastik, karena Indonesia termasuk salah satu negara dengan sampah plastik terbesar di dunia, dan seringkali slogan go green hanya slogan tanpa disertai bukti nyata. Menurut saya, jika kita ingin mengubah dunia, kita harus memulai dari diri kita sendiri. Saya sendiri mulai dengan mengubah pola hidup saya, seperti selalu membawa botol minum aluminium kemana pun saya pergi dan selalu membawa tas kanvas saat belanja groceries.

Apakah Anda masih ingat pekerjaan pertama Anda dan apakah sesuai dengan latar belakang pendidikan Anda?

Saya mulai bekerja saat saya kuliah di Medan, di Universitas Sumatera Utara jurusan Akuntansi, dan saya bersama kakak-kakak saya mendirikan Event Organizer sendiri yang menjadi partner lokal bagi beberapa EO besar di Jakarta. Selain menjadi production team, saya juga mengurusi keuangan, jadi cukup relevan juga dengan edukasi saya, tapi di samping itu, saya juga belajar lebih banyak tentang event organizing.

Apa yang Anda pelajari dari pekerjaan pertama Anda?

Saya belajar tentang teamwork dan partnership, bagaimana cara berinteraksi dengan individu dari berbagai lini, misal dengan klien, vendor, tim internal, dan juga pentingnya memperhatikan detil dalam persiapan dan eksekusi proyek, karena dalam dunia event, dunia BTL, kita hanya punya satu kesempatan dan kita harus memberikan yang terbaik.

Apa menurut Anda titik balik dalam perjalanan karier Anda yang membuat Anda mantap di dunia marketing?

Seluruh perjalanan karir saya dari awal tentu memiliki peranan dalam perjalanan karir saya, tetapi setelah bekerja di Yahoo!, saya merasa pengalaman bekerja saya di bidang marketing menjadi lengkap karena saya sudah mengalami bekerja di beberapa industri berbeda seperti agency, telco, dan digital dan begitu pula pengalaman marketing saya lengkap dari BTL, ATL, dan digital.

Bagaimana ceritanya Anda mulai berkenalan dengan yoga?

Perkenalan saya dengan yoga dimulai di tahun 2010, ketika saya pertama kali memulai untuk berolahraga. Di sebuah gym, saya mencoba kelas yoga dan ternyata saya menyukainya karena yoga membantu meringankan kesulitan bernafas saya saat dilanda stress. Secara keseluruhan, yoga membuat saya lebih sehat secara fisik dan mental.


Selanjutnya

Berlangganan Artikel Kami

Dapatkan tips karir terbaru dengan berlangganan artikel kami



Read This Next



Tweets
Ikuti Kami